Selamat datang di situs pribadi Abdul Hadi Kadarusno, SKM, MPH. Ini adalah bagian dari hasratku untuk menguasai dan mengambil manfaat dari teknologi informasi agar tetap eksis,dan bisa memberi warna bagi dunia yang fana ini.
Sesuai Finagle's Laws of Information, Semoga informasi yang ada di blog ini dapat menjadi informasi yang diinginkan, dibutuhkan dan bermanfaat bagi kita semua...Amin!
Wednesday, June 15, 2011
PENTAS PERDANA TAUFIK DI ACARA WISUDA TUTUP TAHUN TKIT NURUL ISLAM
Hari Minggu, 12 Juni 2011 menjadi hari bersejarah bagi putra ke-2 kami, Ahmad Taufik Nugroho yg akrab disapa dgn "Opik". Pada pagi hari itu ia bersama teman2 nya yg bersekolah di play group KB-TKIT Nurul Islam Nogotirto akan tampil dipanggung pertunjukan.
Acara ini berlangsung sejak pukul 08.00 - 11.30 WIB di Gedung Aula SMKI Bugisan, Jl. PG Madukismo, Bantul, Prop. D.I. Yogyakarta.
Berikut adalah video penampilan Taufik, dkk. (Taufik yg menggunakan baju kuning, berada di paling kiri dan memegang mic, red.)
Bangga melihatnya tampil dipanggung dgn penuh percaya diri, meski tampak masih terpesona dgn penampilan dirinya sendiri yg berdandan aneh ala harimau berkumis.
Usai tampil di panggung, sayapun menyusulnya ke balik panggung utk berpose dgn kostum harimaunya yg lucu.
Wajah "baby face" sang Abi kini menurun ke sang putra (Opik)... He2.
Pada hari Ahad, 21 Juni 09 putra I kami: Hanif Abdul Karim Afandi telah menyelesaikan proses pendidikan di kelas O kecil dan dinyatakan naik kelas. Selama ini ia telah bersusah-payah mengikuti proses pendidikan di Taman Penitipan Anak-Kelompok Bermain dan Taman Kanak-kanak Islam Terpadu (TPA-KBTKIT) Nurul Islam yang berlokasi di Jl. Ringroad Barat, Nogotirto, Gamping, Sleman, Yogyakarta. Jadwal kegiatan mereka sangat padat, bahkan seperti anak SMA, masuk sekolah pukul 08.00 dan selesai sekolah pukul 13.30 WIB. Untuk mengetahui lebih lanjut sekolah favorit ini dapat dilihat disini.
Acara wisuda tutup tahun ajaran kali ini dilaksanakan di Auditorium STIM YKPN Jl. Monjali. Acara dimulai pukul 08.00 - 13.00 WIB. Pada saat itu semua anak2 -kalo di sekolah ini disebut "siswa santri"- dari mulai tingkat/kelas TPA, KB, dan TKIT diminta tampil dipangung membawakan bermacam2 tarian, nyanyian, bacaan, hafalan Al Qur'an, dll. Acara berlangsung sangat meriah, penuh dengan tepuk tangan para orang tua, celotehan, teriakan, dan tangisan anak2.
Hanif berpose dengan adiknya sebelum tampil
Si Hanif sendiri bersama teman2 putra satu kelasnya (Kelas Unta) tampil percaya diri dipanggung membawakan tarian pembuka acara dengan diiringi lagu Assalamu'alaikum dari Kelompok Nasyid Raihan. Betapa terharu, puas, bangganya menyaksikan anak2 tersebut tampil. Hilang semua rasa lelah mengantar-jemput dia bersekolah, membayar mahal semua biaya pendidikan di sekolah favorit tsb.
Beginilah penampilan Hanif, Cs (Hanif yang berada dibaris terdepan sebelah kiri) :
Jika dulu masyarakat punya asumsi bahwa kualitas pendidikan Islam tertinggal dari sekolah2 negeri maupun sekolah swasta lain milik non-muslim, ternyata hal itu sekarang sudah tidak terbukti. Saat ini umat Islam dapat berbangga memiliki sekolah2 Islam terpadu mulai dari jenjang TK-SD-SMP- hingga SMA. Memang, hingga saat ini untuk dapat menikmati kualitas pendidikan yang ada di sekolah2 Islam Terpadu itu biaya yang harus dikeluarkan oleh para orang tua/wali santri masih relatif sangat besar/mahal. Namun, tentu itu sesuai dengan hasil yang akan diperoleh oleh para santri.
Pengajaran tentang Akhlak dan perilaku Islami, hafalan doa sehari2, hafalan hadist Nabi Muhammad SAW, dan Al Qur'an, jiwa kreatif, keberanian tampil di depan publik (panggung), dll adalah beberapa kelebihan yang akan diperoleh oleh para santri disamping tentunya kelebihan dalam nilai2 akademik sesuai kurikulum pendidikan, dan kegiatan ekstra kurikuler lain seperti Bahasa Inggris, out bound, sempoa, dll.
Smoga kami diberi kemampuan oleh Allah SWT untuk memfasilitasi anak2 kami agar dapat menikmati pendidikan berkualitas di sekolah2 Islam terpadu tersebut dari tingkat TK hingga tingkat SMA, agar dapat membentengi mereka dari pengaruh2 lingkungan yang smakin tidak Islami, dan memberi bekal terbaik agar mereka siap menjadi dai-dai / intelektual muslim harapan umat di masa depan. Amien...! Semoga Allah meridhoi usaha kami ini...
Location: Ngayugyokarto Hadi Nigrat, D.I. Yogyakarta, Indonesia
Lahir di Tanah Rencong, NAD. Besar di Banda Aceh dan kemudian studi, menetap, dan bekerja di D.I. Yogyakarta. Menempuh Studi: Diploma-3 Environmental Health PAM-SKL Depkes Jogja,
S1 Community Health di FKM UNDIP Semarang. Dan melanjutkan studi S2 di Sekolah Pascasarjana UGM, Prodi Ilmu Kesehatan Masyarakat, Minat SIMKES (Sistem Informasi Manajemen Kesehatan).
Berbahagia menikah dengan dr. Rohmah Insyatun, dan dikaruniai 4 orang anak (3 putra & 1 putri).