Google

Monday, July 14, 2008

Mengisi waktu bersama anak, kemana yg enak ?

Waktu bersama keluarga adalah saat yang paling ditunggu/dicari banyak orang, terlebih bagi orang2 yg kesibukannya sehari2 mencari maisyah/penghidupan sangat menyita banyak waktu, semisal di kota2 besar.

Jika saat berharga itu tiba, kemana kita bisa mengisinya? Apa yg kita kerjakan bersama buah hati tsb? Menurut saya, penting kiranya kita para orang tua untuk bersikap proporsional. Tidak melulu mengisinya dengan bermain bersama dirumah / mengajak anak pergi keluar rumah terus...

Ada banyak kegiatan yang bisa dilakukan bersama anak2 kita, dan itu akan menumbuhkan rasa cinta & kenangan yg manis jika kelak mereka telah tumbuh besar (”jadi orang”, red.)

NB: untuk mendapatkan tampilan terbaik dalam membaca posting ini, gunakan web browser : Mozilla Firefox atau Opera.

1. Keliling2 dgn sepeda sambil berolah raga di pagi yg cerah :










2. Mengajak anak Keliling2 dengan kereta bayi sambil berjogging ria, bisa melihat2 pemandangan alam di pagi yg cerah :


3. Silaturrahim ke rumah kakek neneknya :
Ini disamping menyenangkan bagi anak, krn bisa jalan2 naik bis, melihat2 pemandangan, juga amat menyenangkan bagi sang kakek-nenek yg kesepian aja dirumah tanpa ditemani anak2/cucu2nya. Ortu pun bisa ikut senang, karena biasanya sang kakek dan nenek tercinta akan menitipkan uang jajan untuk si cucu tersayang ketika akan pulang... he2.


4. Berkemah, meski hanya disekitar rumah : ini bisa melatih mereka belajar mandiri & mengenal lingkungannya.











5. Mengajari anak belajar dan bermain computer dan internet. Asal diawasi aja, jangan sampe malah keyboard/mouse nya jadi rusak. Apalagi main/belajar komputernya sambil main sepeda... he2.











6. Berkunjung ke masjid2 : Hal ini untuk mendidik kebiasaan anak sejak dini, agar hatinya hidup ketika mendengar panggilan Ilahi (Azan, red.), lalu secata otomatis akan meminta diantar/ikut sholat ke masjid dgn Abinya.










7. Berkunjung ke museum2 : Ini akan membuka cakrawala dan membantu anak memahami sejarah dunia. Sebab sering kali saat melangkah menuju masa depan atau ketika berdiri dimasa kini maka ruang masa lalu sering kali dilupakan, ditinggalkan atau bahkan ekstrim disalahkan. Demikian halnya sebuah kerinduan akan masa lalu sering kali menjadi suatu pembenaran untuk menyalahkan langkah gerak disaat ini. Kiranya itu semua tidak akan terjadi, apabila tumbuh suatu kesadaran budaya dan satu kearifan bahwa baik masa lalu, masa kini maupun masa mendatang memiliki sumbangsih dan nilai sejarah masa lalu, sejarah masa kini dan sejarah masa depan menjadi suatu untaian kekuatan untuk membawa suatu kejayaan bersama.














8. Berkunjung ke Taman Pintar : Belajar sambil bermain, Bermain sambil Belajar itulah dunia anak. Jadi, bawalah anak2 kita ketempat2 semacam Taman Pintar di Yogyakarta ini untuk bermain sekaligus belajar.





















9. Bermain di Pool mobil pemadam kebakaran : Ini membantunya memilih/menentukan cita2 yang sesuai minat si anak. Kebetulan Hanif memang sangat suka dgn profesi pemadam kebakaran. Jadi lah apapun yang kamu cita2kan anak ku, mungkin saat ini ingin jadi pemadam, besok pilot, lusa tentara, dst... Tak masalah, karena semua pekerjaan -asalkan sesuai syari, bukan jadi koruptor, maling, dll- jika dilakukan dengan ikhlas adalah bernilai ibadah disisi Nya.











10. Menjenguk Sdr/teman/tetangga yang sedang sakit di RS : Ini akan menumbuhkan empathy anak terhadap penderitaan, musibah dan kesusahan yang dialami orang lain. sehingga ia dapat lebih mensyukuri nikmat sehat, dll yang ada pada dirinya.















11. Mengantar anak ke sekolah : Ini akan menguatkan motivasi dan kepercayaan diri anak, terlebih jika ia baru masuk sekolah/TK untuk pertama kalinya. Syukurlah si Hanif ini cukup mudah menyesuaikan diri dgn lingkungan dan teman2 barunya, sehingga pada hari ke-2 sekolah sudah bisa ditinggal, lalu dijemput kembali pada saat pulang (pukul 13.30WIB)








12. Mengenalkan tempat studi/kampus orang tuanya, agar anak termotivasi pula melanjutkan studi setinggi2nya, setidaknya 1 tingkat diatas sang orang tua. Jadi, kalau orang tuanya hanya lulus SD, hendaknya sang anak bisa sampe SMP, Kalau orang tuanya lulus SMP, semoga anaknya bisa sampe SMA, Kalau orang tuanya lulus SMA, semoga anaknya bisa sampe Sarjana, Kalau orang tuanya lulus S1, semoga anaknya bisa sampe S2, kalau ortunya lulus S2, semoga anaknya smoga bisa sampe S3... Amin... :







13. Bersilaturrahim ke rumah teman yg mempunyai anak seumuran dengan anak kita untuk memperluas pertemanan dan bermain bersama di sana.






14. Mengajak anak berbelanja : Setelah pulang ke rumah, ia akan bermain (belajar,red) pasar2an/jual-beli dengan barang2 yg tadi dibeli oleh Ibunya.









15. Mengajarkan anak berbagai keterampilan seperti menjahit, mencuci motor, menari pinggang, berternak ayam, mengaji, naik sepeda :
Apakah aneh, anak laki koq diajari menjahit? Oh, Tidak!! Di sector yg di claim sebagai "dunia wanita", ternyata master-nya dipegang oleh kaum pria, sebut saja Tailor/ tukang jahit, Perancang mode, chief masak di hotel berbintang, penari (Didik Nini Towok, dll).























16. Berwisata kuliner : Jangan lupa mengenalkan makanan2 yg sehat sejak dini, termasuk menu makanan tradisional kita yang sangat kaya rasa dan bentuk. Jangan membiasakan anak diajak berwisata kuliner dengan makanan2 Junk Food ala barat.












17. Mengajak anak dalam kegiatan2 orang tuanya, seperti : mengelola kost, pelayanan kesehatan, dll : Ini mengajarkan anak berkarya, bekerja, memberi jasa dan mencari "uang" sejak kecil.










18. Mendampingi anak bermain bersama :


















19. Menemani anak2 menuju pembaringannya, mengiringi mereka menemui mimpi terindahnya hari ini : Semoga nanti ketika mereka sudah besar, merekalah yang akan mengurus orangtuanya menuju pembaringan abadi kami, saat menghadap Ilahi... Amin.



Labels: ,

1 Comments:

At 5:19 AM, OpenID isackfarady said...

beughh... mau juga dong diajak ikutan jalan-jalan :p jadi pengen main ke jogja juga... pengen ketemu mas hadi junior... udah pada gede ternyata ya...
insyaallah bakal hebat kaya bapaknya tuh hehe...
mas punya YM ga? kalo ada add adi ya, a064au@yahoo.com okey!

 

Post a Comment

<< Home