Google

Saturday, January 03, 2009

Boikot terhadap produk AS dan Israel

Boikot terhadap simbol-simbol ekonomi, politik dan kekuatan AS dan Israel


Boikot menurut wikipedia adalah tindakan untuk tidak menggunakan, membeli, atau berurusan dengan seseorang atau suatu organisasi sebagai wujud protes atau sebagai suatu bentuk pemaksaan. Kata ini berasal dari serapan bahasa Inggris boycott yang mulai digunakan sejak "Perang Tanah" di Irlandia pada sekitar 1880 dan berasal dari nama Charles Boycott, seorang agen lahan (estate agent) untuk tuan tanah Earl Erne.


Istilah ini kembali mencuat terkait dengan penyerangan yang dilakukan oleh militer Israel terhadap rakyat Palestina, yang diawali sejak Sabtu 27/12/2008. Serangan zionis ini terus menuai kecaman berbagai pihak. Majelis Ulama Indonesia (MUI) pada hari Selasa (30/12/2008) telah menyerukan kepada umat Islam di Indonesia untuk melakukan aksi boikot terhadap seluruh produk-produk Amerika Serikat.


Majelis Mujahidin juga menyerukan kepada umat Islam untuk segera melakukan aksi boikot terhadap simbol-simbol ekonomi, politik dan kekuatan Israel. Aksi ini dinilai sebagai bentuk konkrit tindakan solidaritas masyarakat dunia dalam melawan kejahatan Israel beserta sekutunya.


Ternyata, tak hanya umat muslim yg melakukan boikot terhadap Israel, sejumlah artis Hollywood-pun ikut melakukannya. Para aktris itu antara lain Salma Hayek, Sharon Stone, Whitney Houston, Halle Berry, Drew Barrymore, Brooke Shields, Andie Macdowell, dan Lucy Liu. Para aktris Hollywood itu tidak mau nama mereka diidentikkan dengan perusahaan yang ikut memberikan kontribusinya pada pembangunan pemukiman Yahudi di Israel dan berperan dalam pelanggaran hak asasi manusia di Afrika. Berita selengkapnya dapat dibaca disini.


SEJARAH FATWA BOIKOT SEMUA PRODUK ISRAEL DAN AS.

Awalnya adalah Dr. Yusuf Qardhawi, salah seorang tokoh Ikhwanul Muslimin terkemuka yang melontarkan fatwa tersebut. Pernyataan ini kemudian menggema ke seluruh penjuru dunia Islam.

Faktanya seperti ini:

Lord Marcus Sieff, salah seorang pimpinan Marks & Spencer terlama, pernah berkata bahwa salah satu prinsip obyektif perusahaannya adalah membantu pembangunan ekonomi Israel. Marks & Spencer memang salah satu perusahaan yang giat menyokong bangsa Yahudi. Setiap tahunnya perusahaan ini menyuplai dana lebih dari US$ 230 juta ke negara penjajah tersebut. Mereka tidak sendirian, masih banyak perusahaan asing yang terbukti ataupun diduga kuat melakukan konspirasi terhadap bangsa Israel. Coca Cola dan Pepsi juga melakukan kebijakan serupa. Pepsi, malah oleh sebagian orang sering diplesetkan sebagai akronim ‘Pay Each Penny to Save Israel. Selain itu perusahaan Intel, Nokia, Levi menurut sebagian kalangan juga termasuk dalam perusahaan yang menyokong eksistensi bangsa Yahudi di tanah Palestina.

Dalam dialog selepas shalat Jum’at di Masjid Umar bin Khaththab pada tanggal 27 Oktober 2000, Qardhawi menyatakan keterkejutannya dengan sikap sebagian kaum muslimin yang tidak bisa hidup tanpa produk-produk Amerika. Padahal menurutnya umat Muslim harus bersatu dalam menangani masalah Palestina, dan salah satu upaya mendukung perjuangan muslim Palestina adalah memboikot semua produk Israel dan AS. “Satu rial anda gunakan untuk membeli produk Israel dan AS, sama dengan satu peluru yang akan merobek tubuh saudara anda di Palestina,”katanya. Hal itu menurut Qardhawi berpijak dari kenyataan bantuan keuangan yang luar biasa oleh AS kepada negara Zionis Israel. Apatah lagi, Kongres AS secara terang-terangan memihak kepada Israel dalam masalah Palestina.

Beberapa hari sebelumnya, tepatnya pada hari Ahad, 8 Oktober 2000, Al-Jazira News Network, sebuah stasiun televisi di Qatar, menyiarkan sebuah acara yang mengundang DR. Yusuf Al-Qaradhawi. Tema dari acara tersebut mengenai apa yang terjadi saat ini di Palestina dan kewajiban jihad yang diwajibkan bagi setiap Muslim.

Dalam acara tersebut Al-Qardhawi mengemukakan sebuah fatwa bahwa Memboikot produk-produk buatan Israel dan Amerika adalah kewajiban bagi seluruh Muslim di seluruh dunia.” Qaradhawi mengatakan bahwa setiap dollar yang kita bayarkan untuk sebotol Coca-cola, misalnya, akan menjadi sebuah peluru yang dalam persenjataan perang orang-orang Amerika atau Israel akan dibidikkan langsung ke arah kita.

Seiring dengan keluarnya fatwa tersebut sejumlah aksi pun digelar untuk mendukung fatwa Dr. Yusuf Qardhawi. Tentu saja aksi pemboikotan ini sempat mengundang polemik. Baik pada masalah hukum syara’ mengenai hal tersebut, maupun terkait dengan kendala teknis pelaksanaannya. Sebagai contoh, bisnis ritel hidangan cepat saji terkemuka McDonald’s di sejumlah negara lisensinya dipegang oleh kaum muslimin. Di Arab Saudi bisnis ritel makanan Amrik itu dipegang oleh keluarga Saudi. Namun mereka kemudian mengeluarkan pernyataan bahwa keuntungan yang diperoleh dari bisnis itu disumbangkan untuk kesejahteraan rakyat Palestina. Sementara itu di Mesir aksi para demonstran yang menentang restoran itu dihadang oleh aparat keamanan.

Fatwa ini telah memicu semangat baru di tengah-tengah kaum muslimin untuk mencintai produk buatan kalangan muslim. Kini di sejumlah negara di Timur Tengah dan Eropa beredar soft drink rival Coca Cola dengan merk Mecca Cola dan Zamzam Cola. Harian New York Times (01/01/2003) melaporkan bahwa sejumlah perusahaan Inggris, Belgia, Jerman, telah meminta kepada produser Mecca Cola untuk menjadi penyalur produk di negaranya. Manager Marketing Mecca Cola mengatakan, “Kami telah meminta sejumlah permintaan dari perusahaan AS di Califorina, Flourida dan New York.” Mecca Cola mendapat sambutan besar di kalangan komunitas Muslim di Perancis yang ingin memboikot produk AS sebagai bentuk penolakan mereka terhadap politik AS terhadap kasus Palestina-Israel.

Adalah Taufiq Matlausi, warga Prancis asal Tunisia, juga telah memiliki siaran radio untuk komunitas Muslim di Prancis. Pada bulan November 2002, ia berhasil mengeluarkan soft drink Mecca Cola menyaingi Coca Cola buatan Amerika dengan logo Mecca Cola yang mirip dengan logo Coca Cola. Sementara itu Zamzam Cola adalah diproduksi di Iran dan konon sepanjang musim panas lalu telah terjual hingga 10 juta botol di Saudi. Tertarik dengan bisnis ini Emirat Arab akan mengeluarkan Satar Cola.

Untuk mengalahkan dominasi Kentucky Fried Chicken, Taufiq meluncurkan Hilal Fried Chicken. NYT juga menyebutkan bahwa saat ini telah dilakukan perencanaan untuk launching cabang pertama Hilal Fried Chicken pada bulan Maret 2003 di Mesir.

MAMPU DAN EFEKTIFKAH ?

Seruan boikot produk Israel dinilai akan cukup berpengaruh jika dilakukan serentak oleh seluruh lapisan masyarakat (tak hanya umat Islam, tetapi juga bagi non muslim yang cinta akan perdamaian). Hal ini dilakukan sebagai bentuk kecaman atas serangannya kepada rakyat Palestina.
Ternyata, Israel pernah hampir mengalami kolaps akibat pelaksanaan boikot oleh umat Islam dan sejumlah negara. Namun kemudian AS dan sekutu Yahudi-nya datang menolong dengan dana, dukungan ekonomi dan politik, dll. Artikel lengkapnya dapat dibaca disini.

Harus diakui sejauh ini fatwa pemboikotan produk-produk AS baru berjalan pada komoditi tertentu seperti makanan, minuman, dan pakaian. Pemboikotan ini secara jelas amat sulit dilakukan pada barang-barang strategis semisal produk IT, komputer - baik software maupun hardware-nya –, maupun industri berat seperti otomotif. Sebabnya karena ketergantungan kaum muslimin terhadap iptek Barat masih sangat tinggi. Contohnya program-program komputer keluaran Microsoft seperti Windows masih banyak dipakai oleh kaum muslimin karena hingga masih belum ada program substitusi yang setara dengan produk Microsoft.? Padahal menurut sejumlah sumber catatan perusahaan raksasa pimpinan Bill Gates adalah penyumbang kedua terbesar bagi komunitas Yahudi dan Israel.

Karenanya munculnya fatwa pengharaman akan produk-produk pro-Israel semestinya mampu menyentakkan kita bahwa kaum muslimin masih berada di belakang Barat. Bahkan jauh di belakangnya. Terbukti kita belum mampu melepaskan diri dari berbagai produk iptek mereka. Maka langkah untuk berlepas diri dari segala produk Barat juga harus diimbangi dengan peningkatan kemampuan umat untuk bersaing dengan kaum kuffar di segala lini. Tanpa itu, maka aksi pemboikotan ini akan berjalan terseok-seok bahkan bisa jadi sulit diwujudkan. Seperti sangat sulit pada masa ini untuk tidak memakai software dan hardware komputer bikinan non AS. Menanggapi hal ini biasanya kalangan yang giat dengan aksi pemboikotan berkilah dengan alasan darurat.

Hal lain yang juga wajib dipikirkan oleh kaum muslimin apakah langkah ini akan efektif membendung dominasi AS dan kekejian Israel? Tentu saja tidak, meski tentu saja insya Allah langkah pemboikotan ini tetap bernilai amal saleh bagi yang melakukannya. Karena dominasi AS dan Israel juga tidak lepas dari kebijakan imperialis mereka di sekujur tubuh dunia Islam. Bahkan secara ironik, ideologi kapitalisme dengan basis sekulerisme masih bercokol di tubuh dan otak umat. Bahkan para penguasa merekalah yang menerapkannya dengan paksa pada umat. Lagipula, bukankah eksistensi Israel di tanah Palestina - berikut aksi kekejamannya - juga diamini oleh para pemimpin-pemimpin Arab? Terbukti mereka hanya bisa mengutuk tanpa melakukan aksi nyata untuk menyelamatkan umat Islam Palestina apalagi punya sedikit nyali untuk mengusir Israel.

Karenanya janganlah aksi pemboikotan ini membuat umat merasa cepat berpuas diri merasa telah melakukan sebuah "perlawanan" terhadap AS dan Israel. Yang utama dan wajib dikerjakan umat saat ini adalah menggalang kekuatan seluruh komponen umat dan memberlakukan penerapan syari’at Islam. Maka sebelum melepaskan diri dari produk-produk AS, terlebih dahulu umat harus melepaskan diri dari ideologi batil buatan Barat. Juga melepaskan diri dari? dominasi politik mereka. Setelah itu umat wajib menggalang jihad terhadap Israel, mengenyahkan mereka dari tanah Palestina. Apa artinya memboikot produk AS tapi membiarkan kekufuran yang ditebarkan Barat tetap eksis di dalam rumah kita sendiri.

Disamping melakukan boikot, kita sebagai umat muslim perlu segera membantu warga Palestina berupa obat-obatan, harta, bahkan jiwa jika diperlukan. Banyak LSM muslim yg membuka no. rekening untuk tempat penyaluran donasi, termasuk SMS donasi, seperti yg dilakukan oleh MER-C (Medical Emergency Rescue Committe), dengan cara mengetikkan MERC PEDULI, lalu kirim ke 7505 untuk mendonasikan Rp 5.000/sms.

Yang lebih penting untuk kita boikot adalah ideologi mereka. Percuma kita boikot produknya tapi ideologi mereka (demokrasi, sekulerisme, kapitalisme, hedonisme, permisifisme, dll) kita puja dan kita laksanakan setiap hari dalam kehidupan sehari-hari.


BAGAIMANA CARANYA ?


Kalo ingin boikot produk AS, Kenali baik-baik, apa saja jenis produk AS-Israel itu, lalu pakai saja produk sejenis dari negara lain, termasuk dari Indonesia (semaksimal mungkin harus bisa).
Komputer/ HP/ alat2 Tech Informasi pakai buatan Jepang/CINA/Korea, software opensource/LINUX, jangan gunakan Microsoft & Intel. Justru kalo kita bisa memilah dan memilih ide2 positif bangsa akan tumbuh kok. Jadi MULAILAH DARI DIRI SENDIRI, sedikit demi sedikit mengurangi produk AS. Lalu mengajak keluarga dan sanak saudara, serta handai tolan untuk melakukannya pula. Jangan kuatir KITA bangkrut. Kalo pabrik AS berjatuhan pasti pabrik non AS ber-tumbuh-an.


Produk buatan Israel memiliki angka barcode 729.


DAFTAR PRODUK AS YANG DIBOIKOT OLEH PARA ULAMA :

Leaflet daftar produk bisa dilihat dan didownload disini

Restoran :

  • KFC
  • Arbys
  • McDonalds
  • McBurger
  • Pizza Hut
  • Chilies
  • Hardees
  • Paridies
  • Pizza Little Sitzer
  • Jack in the Box
  • A&W
  • Kantez
  • Baskin Robbins
  • Wimpy
  • Dominos Pizza
  • Texas
  • Slizer


Produsen Makanan & Minuman AS:

Minuman:

  • Pepsi dan anak perusahaannya: Mirinda dan 7up
  • Coca-Cola dan anak perusahannya (Anda kalau membaca tulisan Cola-cola dari belakang botol, akan tertulis: no Muhammad, no Mecca): Sprite dan Fanta

Produk Hanes and Crystal: Mayonnaise, Kecap

California Garden and Warner & Lambert
T-Shirt, Sepatu: Semua baju dan sepatu merk Nike (pernah tertulis kata "Allah" dalam sebuah produknya), Adidas, Kate dan Calvin Klein

Peralatan Listrik : Power, Union Air, Clifinitour , Admiral, Harmony, Alaska, Duncan, Motorola, Alcatel.

Baterei : Everyday, Energizer dan Doorsill

Mobil : Ford, Chrysler, Hammer, Chevrolet, Puck

Dan Semua produk General Electric

Perusahaan-Perusahaan AS yang mendanai Zionisme Internasional:

  • A & M FOODS
  • A & W BRANDS
  • A. CAMACHO, INC .
  • A. ZEREGA'S SONS
  • A. PANZA & SONS
  • A.E. STALEY MANUFACTURING COMPANY
  • A.J. ALTMAN
  • A.L. BAZZINI CO
  • A ARHUS, INC
  • ABBA AB BEIJER COMPANY
  • ABCO LABORATORIES
  • ABEL & SCHAFER
  • ABELES & HEYMANN
  • ABRAHAM'S NATURAL FOOD
  • ACCRU PAC GROUP
  • ACE BAKING CO .
  • ACIME SMOKED FISH CORP
  • ADAMS VEG. OILS
  • ADAM MILLING
  • ADRIENNE'S GOURMET FOODS
  • ADVANCED SPICE & TRADING
  • AG PROCESSING
  • AGRO FOODS
  • AIR PRODUCTS & CHEMICALS,INC
  • AJINOMOTO, U.S.A
  • AK PHARMA, INC
  • AKZO & PACIFIC OLEOCHEMICALS
  • ALBERTO-CULVER COMPANY
  • ALBRIGHT & WILSON CO .
  • ALCAN FOIL PRODUCTS
  • ALEX FRIES & BROS .
  • ALGOOD FOOD COMPANY
  • ALL STAR FOODS
  • ALLE PROCESSING
  • LLEN FOOD PRODUCTS
  • ALLFRESH FOOD PRODUCTS
  • ALLIED CUSTOM GYPSUM COMPANY
  • ALLIED FOOD DISTRIBUTORS
  • ALLTECH
  • ALEO FARMS
  • ALTA DENA
  • ALUMAX FOILS

Bahan-bahan Kimia dan pembersih:

1. PT. Procter and Gamble, memproduksi: Oloiez, Pampers, Ferry, Downy, Ariel, Tide, Head and Shoulder, Pantene, Camay, Zeset, Mack Factor, Carmen.

2. PT. Johnson & Johnson, memproduksi: Shower to Shower, Cream Johnson, dll.

3. Nectar
4. Avon
5. Revlon
6. Gardena
7. Pasta gigi Corset

Alat Tulis: Bulpen merk Shiver, Parker dan Hear

Bank Amerika: Bank America International, American Express, Bank of America, Bank of New York

Produk Lain-lainnya:

Rokok AS seperti: Marlboro, Kant, Janstown, Lark, Merit, Gold Cost, Carlton, LM, More.

Produk-produk dari Unilever (Ini adalah yg paling banyak beredar di Indonesia. Ragam dan macamnya mulai dari makanan, minuman, kosmetika, bahan2 pembersih, dll).

Adapun para ulama' yang mendukung fatwa boikot tersebut antara lain adalah:

  1. Prof. DR. Yusuf Qardhawi, Ulama dan Cendekiawan Muslim kondang di seluruh dunia. Kini tinggal di Doha, Qatar.
  2. Syeikh Salman bin Fahd Al Audah, ulama' kharismatik dari Arab Saudi
  3. Syeikh Muhammad Saed Ramadhan al Buthi, ulama' kharismatik tinggal di Suriah
  4. Syeikh Abdullah al Jibrin, ulama' Arab Saudi dan anggota Persatuan Ulama Besar Arab Saudi
  5. DR. Hammam Saed dan DR. Muhammad Abu Faris, Intelektual Muslim tinggal Amman, Yordania.
  6. DR. Naser Farid Wasil, Mufti Mesir
  7. Fatwa Majelis Ulama Sudan
  8. Fatwa Majelis Ulama Palestina

Disarikan dari berbagai sumber rujukan :

  1. http://www.gaulislam.com/boikot-produk-as-mampukah-kita-2
  2. http://www.detiknews.com/read/2009/01/02/081635/1062028/10/majelis-mujahidin-serukan-aksi-boikot-simbol-kekuatan-israel
  3. http://www.kompas.com/read/xml/2008/12/30/20381787/mui.serukan.boikot.produk.amerika
  4. http://www.eramuslim.com/berita/dunia/aktris-hollywood-boikot-pengusaha-yahudi-zionis-as.htm
  5. http://swaramuslim.com/more.php?id=5230_0_1_461_M
  6. http://www.dakta.com/dakta.php?module=detailberita&id=735
  7. http://swaramuslim.net/galery/more.php?id=5612_0_18_80_M
  8. http://www.inminds.com/boycott-israel.html

Labels: ,

4 Comments:

At 10:18 AM, Blogger Sitti Ishmahsarah said...

Saya setuju! Tapi masih banyak umat Islam yang belum tahu produk boikot israel, sayapun sudah anti produk israel. kira-kira bagaimana cara memeberitahukan hal ini pada saudara muslim kita ya?

 
At 10:18 AM, Blogger Sitti Ishmahsarah said...

Saya setuju!

 
At 8:00 PM, Blogger Baka Kelana said...

Wah,,,lengkap banget

 
At 2:18 PM, Blogger Abdul Hadi Kadarusno said...

* to Sitti I : Ya dgn media apapun, termsk lwt blog ini lah kita memberi tahu sdr2 muslim yg lain agar tersadar & bergerak bersama2 melakukan boikot. Kl perlu, artikel ini di print trus disebarluaskan di mading, papan pengumuman, dibuat flyer, dst.
* to Baka K : utk posting hal serius semcm ini memang hrs lengkap, berbasis data & fakta, dr sumber2 terpercaya. makanya usahakan slalu menyebut sumber referensi. itung2 sbg pertanggungjwbn ilmiah kpd netter.

 

Post a Comment

<< Home